MADRASAH ALIYAH (MA) ALKHAIRAAT WOSU ONLINE MA Alkhairaat Wosu (14/09/2025) mengadakan kegiatan pelatihan deep learning dan sosialisasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti oleh seluruh asatidz (guru) di lingkungan madrasah tersebut. Kegiatan ini berlangsung dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan karakter di era digital.

Sunaryo, S.Pd.I., M.Si., selaku narasumber dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya integrasi teknologi deep learning dalam proses pembelajaran modern. “Deep learning bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana kita dapat mengoptimalkan pembelajaran yang lebih personal dan efektif untuk setiap siswa,” ungkap Sunaryo.

Dalam sesi pelatihan, para asatidz diperkenalkan dengan konsep-konsep dasar deep learning dan bagaimana teknologi ini dapat diaplikasikan dalam konteks pendidikan Islam. Pelatihan mencakup pemahaman tentang pembelajaran mesin, analisis data siswa, dan personalisasi pembelajaran berbasis algoritma cerdas.

Sementara itu, sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menjadi fokus utama dalam upaya penguatan pendidikan karakter di MA Alkhairaat Wosu. Kurikulum ini menekankan pada pengembangan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian dalam setiap aspek pembelajaran.

“KBC merupakan pendekatan holistik yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta dan kasih sayang dalam proses pembelajaran. Ini sejalan dengan ajaran Islam yang mengutamakan rahmah (kasih sayang) dalam mendidik,” jelas Sunaryo saat memaparkan konsep kurikulum tersebut.

Kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini mendapat antusiasme tinggi dari para asatidz. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai implementasi praktis kedua konsep tersebut dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Para peserta juga diberikan panduan praktis untuk mengimplementasikan teknologi deep learning dalam pembelajaran, seperti penggunaan aplikasi analisis pembelajaran dan platform digital yang dapat mendukung KBC.

Kepala MA Alkhairaat Wosu menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus berinovasi dalam pendidikan. “Kami ingin menciptakan pembelajaran yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga hangat secara emosional melalui pendekatan berbasis cinta,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para asatidz dapat mengintegrasikan teknologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam, sehingga tercipta lingkungan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan penuh kasih sayang bagi seluruh siswa MA Alkhairaat Wosu.

2 thoughts on “MA ALKHAIRAAT WOSU GELAR PELATIHAN DEEP LEARNING DAN SOSIALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *